Home / Harus Tau / Polio (Poliomyelitis)

Polio (Poliomyelitis)

Poliomyelitis atau sering disebutkan Polio ialah penyakit kronis yang dikarenakan oleh virus polio. Badan manusia ialah hanya satu inang alami dari virus polio.

Virus polio masuk ke pada tubuh lewat mulut serta membelah diri pada jaringan limfe yang ada pada faring serta usus halus. Sejumlah kecil dari virus polio masuk ke saluran darah mengalir ke arah organ badan khusus untuk setelah itu perbanyak diri dengan ekstensif. Setelah itu, virus yang ada dalam saluran darah (viremia) ini bergerak ke arah skema saraf pusat (otak serta serabut saraf tulang belakang). Disini kunci dari serangan virus polio.

Philippine Health Secretary Francisco Duque III, second from left, administers anti-polio vaccine to a child during the launch of a campaign to end the resurgence of polio Friday, Sept. 20, 2019 at suburban Quezon city, northeast of Manila, Philippines. Philippine health officials declared a polio outbreak in the country on Thursday, nearly two decades after the World Health Organization declared it to be free of the highly contagious and potentially deadly disease. (AP Photo/Bullit Marquez)

Pada pasien polio, berlangsung inflamasi atau infeksi pada skema saraf pusat, terutamanya di bagian depan dari formasi saraf tulang belakang serta sisi tengah yang menyambungkan di antara otak serta tulang belakang.

Seputar 80% sampai 90% masalah infeksi polio tidak memunculkan tanda-tanda yang berat sebab tidak menyertakan skema saraf pusat. Tanda-tanda yang sering berlangsung pada anak anak kecil ini bisa berbentuk demam mudah, lesu, sakit kepala, ngilu tenggorokan serta muntah muntah. Tanda-tanda ini ada 3 sampai 5 hari sesudah seorang terkena virus polio. Pengobatan biasa berlangsung dalam 24 sampai 72 jam sesudah tanda-tanda ada.

Untuk masalah polio yang berat, pasien bisa alami kelumpuhan walau tanpa ada dimulai oleh keluhan yang bermakna. Masalah polio berat biasanya berlangsung pada anak yang lebih tua serta pada seorang dewasa. Tanda-tanda baru ada, 7 sampai 14 hari sesudah seorang terkena virus polio. Tanda-tanda yang ada diantaranya demam, ngilu kepala hebat, kaku pada leher serta punggung, ngilu otot serta terkadang ada rasa kebas atau kesemutan pada bagian-bagian badan. Tanda-tanda setelah itu berbentuk lenyapnya refleks pada tendon, kekurangan atau paralisis pada barisan otot khusus.

1/2 atau 50% dari pasien polio bisa pulih secara baik tanpa ada kecacatan, sedangan 25%-nya alami kecacatan mudah serta bekasnya alami kecacatan yang berat atau permanen. Peranan otot pada polio akan normal kembali sesudah 6 bulan, tetapi kadang memerlukan waktu sampai dua tahun. Therapy fisik adalah sisi penting dari perlakuan masalah kelumpuhan pada polio.

Polio benar-benar dapat dihindari dengan imunisasi. Sekarang, program eliminasi polio melalui imunisasi sudah berjalan secara baik, walau di sejumlah negara seperti Pakistan, Afganistan, Nigeria, Somalia serta Kenya, program ini memperoleh kendala yang cukup bermakna.

About Tips Dokter

Check Also

Penyebab Dan Cara Penyembuhan Cegukan

Waktu anda keluarkan suara ‘hik’ tanpa ada disengaja, itu pertanda anda mengalami cegukan. Ini umumnya berjalan singkat, cuma beberapa menit atau menit. Tidak hanya memunculkan suara yang tidak disengaja, nyatanya hal ini memunculkan pergerakan refleks yang tidak disengaja juga saat beraktivitas bertepatan dengan keluarnya suara ciri khas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *